in

12 Kalimat yang Bagus Jika Dikatakan kepada Orang Sakit

Saat mengetahui teman atau kerabat mengalami sakit, seringkali tanpa sadar kita bersikap berlebihan, misal, menangis tersedu-sedu. Hati-hati, sikap yang semula ditujukan untuk menunjukkan simpati, salah-salah justru membuat orang yang sakit tidak nyaman atau mungkin malah merasa down. Ini jelas berisiko memperparah sakit yang diderita. Sama sekali jauh dari kesan memberi dukungan.

Oleh karenanya, kita harus bersikap yang tepat. Jangan sembarangan menebar simpati hanya agar terlihat baik dan perhatian. Karena orang sehat tidak pernah benar-benar tahu rasanya menjadi si sakit—kecuali pernah atau sedang mengalami sakit yang sama.

Jika pada artikel sebelumnya terungkap 10 kalimat yang tidak boleh diucapkan kepada mereka yang sakit, maka berikut ini 12 pilihan kalimat sebaliknya.

“Apa kamu mau aku datang untuk menemani menunggu hasil tes?”

Karena kemungkinan jawaban ada dua. Bisa jadi dia memang ingin ditemani, bisa jadi hanya ingin menghadapinya sendirian.

“Aku bawakan makan malam besok. Kamu mau ayam goreng atau lasagna?”

Tawaran untuk bisa memakan makanan enak selalu menyenangkan.

“Hari Senin aku ada waktu luang. Bilang, ya kalau kamu lagi butuh teman untuk jalan-jalan”

Mereka yang sakit mungkin membutuhkan sedikit liburan dari rutinitasnya di rumah sakit. Menawarkan hal ini bisa jadi membuat mereka gembira.

“Apa aku bisa mengajak anakmu berjalan-jalan besok? Anakku bosan bermain sendirian terus”

Bagi seorang ibu, mengetahui anak-anaknya akan ada yang mengurus, walau hanya satu hari, akan sangat menenangkan.

“Tidak perlu membalas apa yang aku lakukan”

Selalu sempatkan untuk berkata, “tidak perlu berterima kasih”, “tidak perlu repot membalas pesanku”, atau “tidak usah memikirkan menggantinya”, dan lain-lain. Dijamin, ini akan membuat mereka yang sedang sakit merasa terharu bahagia.

“Aku tidak tahu mau bilang apa, tapi sungguh aku khawatir”

Ya, perkataan ini lebih dari cukup ketimbang basa-basi.

“Aku harus pergi sekarang”

Orang yang sedang sakit kadang tidak bisa ditemani terlalu lama. Mereka lekas lelah dan kehadiran Anda bisa jadi justru mengganggu. Batasi waktu kunjungan paling lama 20 menit. Seakrab apapun Anda.

“Kamu mau dengar gosip terbaru, tidak?”

Ini sebuah pancingan seru untuk memulai obrolan. Sedikit membantu melupakan rasa sakit yang diderita.

“Mungkin kamu ingin curhat atau marah-marah, aku ada di sini (untuk mendengarkan)”

Ya, siapa tahu, dia yang sedang sakit adalah tipe orang yang biasanya meluap-luap. Memberinya kesempatan untuk menumpahkan segala kekesalan dan kesedihan jelas akan membantu.

“Aku benar-benar kagum kamu bisa menghadapi cobaan ini. Aku tahu ini sulit”

Karena orang sehat tidak boleh menggampangkan rasa sakit yang sedang mereka alami.

“Kamu luar biasa”

Menyebut mereka hebat, jauh lebih positif ketimbang menyebut mereka cengeng.

“I love you”

Jika benar-benar tidak tahu harus berkata apa, cukup ucapkan tiga kata sakti ini. Sebuah hadiah yang tidak ternilai harganya.

Written by mbak lintang